Sabtu, 19 September 2015

hari ini

Sesak itu hampir saja meruntuhkan pertahananku. Saat tiba-tiba kau datang menghampirinya, tersenyum untuknya. dan satu hal yang memang menjadi alasanku untuk cepat pergi.
Hubungan yang sudah lama dinanti, sekarang terjadi. selamat, semoga kau bisa menjaganya. Menjaga separuh jiwa yang memang tak dapat aku miliki saat ini.

Saat air mata hampir saja terjatuh, kupilih cepat berlalu daan samasekali tak mau memandangmu. Saat sakit ini benar dan nyata, aku ingin pulang. Lupakan apa yang pernah terjadi. Apa yang pernah engkau ciptakan yang bisa membuat hatiku bertekuk lutut untukmu.

saat ini, aku tersadar, engkau tak pernah bisa aku genggam. Mencintaimu sepertinya menjadi kesalahan yang harusnya tak terjadi. Kau menjadi miliknya. Berjalan berdampingan dan tertawa epas bersama. Aku berharap, pd akhirnya kita akan dipertemukan dan bersatu dengan alasan yang tidak dapat dideskripsikan.

Selamat malam minggu~